Sabtu, 09 Mei 2009

Banyumas Kota Lama

Banyumas merupakan kota kecil yang berada di sebelah selatan tepi Sungai Serayu. Sebagai bekas pusat pemerintahan (kabupaten), kota budaya ini masih terlihat kental dengan nuansa kerajaananya, sebagaimana lingkungan kasultanan Yogyakarta dan Surakarta.
Ciri khusus yang tampak sebagai bekas pusat kerajaan adalah adanya pendopo yang megah beserta gedung-gedung perkantoran dan rumah dinas bupati, alun-alun yang membentang dan di tengahnya ada dua buah beringin kurung yang megah dan rimbun. Adapun sebelah barat alun-alun ada masjid, sedangkan sebelah timur ada bangunan penjara.
Namun demikian, nuansa kekabupatenan tersebut sudah terasa surut seiring dengan perkembangan zaman. Apalagi sejak 7 Januari 1937 Pendopo Sipanji yang merupakan simbol kepemerintahan diboyong ke Purwokerto. Meskipun, sekarang masih tampak megah bangunan duplikatnya.
Kini Banyumas hanya merupakan sebuah kecamatan sehingga derajatnya pun turun, menjadi kota kecil yang terkesan tidak terawat, sepi, dan jauh dari investasi.
Memang, di Banyumas masih banyak infrastruktur dan institusi pelayanan publik yang tertinggal, misalnya: banyaknya sekolah negeri, rumah sakit umum, pengadilan negeri, kejaksaan negeri, museum wayang, radio siaran pemerintah daerah (sudah dicabut keberadaannya), eks karesidenen, eks kawedanan, eks pangkalan batalion 405, makam para bupati, dan sebagainya.
Perubahan yang signifikan adalah banyaknya berdiri gedung-gedung baru dan unit-unit usaha swasta.

1 komentar:

  1. Ada kota tua, muncul kota lama... bentar lagi kota usang. Peace mas

    BalasHapus